Belanja Buku di Kala Cuti

Dscf1252

(Sudah diposting di blog Tas Belanja Kobo)

Akhirnya, waktu bersantai-santai selama 11 hari harus diakhiri.

Seperti biasa, perjalanan tak pernah dilalui tanpa ditemani satu jenis benda ini, buku.

Sewaktu
berangkat dari Medan, aku hanya bawa 2 buku : Sputnik Sweetheart
(Haruki Murakami) dan How To Cheat A Dragon Curse (Cressida Cowell).
Keduanya buku yang diberikan temanku sebagai oleh-oleh (alias
gretongan). Sputnik Sweetheartnya sendiri waktu itu sudah dibaca
separuh, jadi waktu menunggu di bandara dan di pesawat menuju ke
Jakarta, habis deh, dilanjutkan dengan membaca Hiccup (yang juga habis
besoknya).

Waktu ketemuan dengan Vina (alias smartie), sempat mengorbit di gramedia Plangi, akhirnya beli deh 6 biji buku :

Komik :

Maison Ikkoku Vol 3 (Rumiko Takahashi), Shonen Star #23, Shonen Star #24 (memang aneh, komik-komik ini nyari di Medan kog bisa gak nemu gitu, aneh… aneh… aneh!!!!), Homunculus  Vol 4

Novel anak-anak:

Karlsson si Manusia Atap (Astrid Lindgren), Lionboy : The Chase (Zizou Corder)

Inilah belanja pertama bulan Januari.

Kemudian
dilanjutkan perjalanan ke Bandung, yang menghasilkan 4 buah buku lagi,
dua beli di Omu, dua lagi dikasi gretongan lagi (hore….) alias
dibelikan oleh Umay (thank you.. thank you…)

Yang dua ini dibeli di Omu :

The Cider House Rules (John Irving) dan Here’s To You Rachel Robinson (Judy Blume)

Waktu
nyasar sampai ke MMU, eh, sama Umay dibelikan nih buku 2 ini (akhirnya
lengkap deh koleksinya, ehhehe, abis kog buku-buku dua ini gak nemu di
medan juga) : Harriet the Spy (Louise Fitzhugh) dan Bukit-Bukit Kelam
(Patrick Carman) — dua-duanya sebelumnya aku punya cuma buku keduanya
aja, aneh, hehehehe

Lanjut
ke Jogja, malah mampir ke Toga Mas (padahal di Bandung dah nolak ke
Palasari, dan waktu itu dah janji juga gak beli buku lagi, tapi gak
berdaya juga waktu mampir, hihihihi), dan akhirnya beli lagi 3 buku
baru.

Taj Mahal - Kisah Cinta Abadi (John Shors), Gelang Giok Naga (Leny Helena), Hana’s Suitcase (Karen Lavine)

Terus besoknya balik lagi ke Toga Mas, pengen lihat acara diskusi bukunya kumcer nya Uda Akmal, eh dapat buku gratis lagi

Besoknya, waktu nyasar ke pameran iklan di Bentara Budaya, eh, beli lagi deh buku guidenya, hihihihihi,

Dan
akhirnya waktu nyampai di Jakarta, terus lihat rak buku Kakak, eh,
ngelirik ada buku yang cantik bentuknya, dan karena Kakak itu sifatnya
sama deh, hobi beli tapi kecepatan membaca tak bisa mengimbangi nafsu
belanja bukunya, hehehe, jadi dikasi pinjem deh

Maka,
pulang pun harus mengangkut 18 buah buku, he he he (untung waktu mau
pulang dari Jogja, thanks to my friend yuli yang dah bantuin bawa tuh
plastik jelek yang isinya buku hi hi hi hi)

6 Responses to “Belanja Buku di Kala Cuti”

  1. Leny Helena Says:

    Dear Duma thanks yah udah beli Gelang Giok Naga.

    Best regards
    Leny Helena

  2. Maria Says:

    Ternyataaaa … 18 buku ya Jeng? Hikhikhik!

  3. Dumaria Says:

    hikhikhik juga may..
    hehehe, namanya juga….
    udah jadi penyakit : bookoholic, hue he he he he

  4. jon Says:

    gile bener……banyak amet buku lo, dum…..kok gak capek² baca ya…..

  5. Andry Says:

    gile benerrr….
    buku segede gede gajah ???
    mendingan gw tidur deh kalau cuti atau jalan jalan,.. hehehe ….

  6. Dumaria Says:

    Capek?

    maraton buku malah bikin seger….. hehehhehehe

Leave a Reply